![]() |
GKP BethesdaAlamat: Blok Rebo, Desa Genteng, Kec. Dawuan Majalengka Gembala yang melayani : 1967 – 1970 : Konsulen (Pdt. Kesa Yunus). 1971 – 1974 : Pdt. Jojon Sujani SmTh. 1974 – 1990 : Konsulen 1990 – sekarang : Konsulen (Pdt. Johan Hendrik Mentang, S.Th) GKP Jemaat “Bethesda” Majalengka berawal dari sebuah persekutuan yang diadakan pada awal tahun 1966. Persekuatuan itu dirintis oleh beberapa orang tokoh jemaat, seperti Bapak Yoses Lampoeng, Bapak Yosafat Gurasim, Ibu Emi Daud, Ibu Asinah A., Bapak Hadi Kusno. Persekutuan itu juga didukung oleh kaum muda, antara lain Bapak Herman David, Ibu Nuriah Inut, Ibu Suarmi Markus, Bapak Misala Daya Purnama Lampoeng, Bapak Ade Sukasno, dan Bapak Efendi Raliam. Pada saat itu kebaktian Minggu masih dilaksanakan di rumah-rumah anggota jemaat secara bergiliran dikarenakan belum adanya gedung gereja. Bapak Yoses Lampung kemudian menghibahkan sebuah bangunan/gudang tempat padi, yang berada di atas tanah seluas 500 m2 untuk dijadikan tempat kebaktian. Kebaikan Bapak Yoses itu kemudian ditindaklanjuti oleh para pemuda, yang dimotori oleh Bapak Efendi Raliam, untuk secara gotong-royong mengubah gudang padi itu menjadi gedung gereja yang sangat sederhana. Setelah selesai, setiap anggota jemaat juga bergotong-royong menyumbangkan dua buah kursi makan untuk mengisi gedung gereja. Perlahan-lahan, setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya BP Sinode GKP menyetujui berdirinya GKP Jemaat “Bethesda” Majalengka, yang letaknya di Blok Rebo, Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Peresmiannya dilakukan pada tanggal 7 Juni 1966 oleh Ketua BP Sinode, Pendeta Yakin Elia. Peresmian itu juga dihadiri oleh Dandim Majalengka, yang mewakili Muspida Kabupaten Majalengka. Jumlah anggota jemaat pada saat itu kurang lebih 80 KK dengan Pendeta Kesa Yunus sebagai konsulen sampai kira-kira tahun 1970. Pada tahun 1973 GKP Jemaat “Bethesda” Majalengka sempat memiliki pendeta, yaitu Pdt. Yoyon SujaniSmTh, yang melayani hanya kurang lebih selama tiga tahun. GKP Jemaat “Bethesda” Majalengka baru memiliki kembali pendeta konsulen pada tahun 1994. Pada saat itu Pendeta Johan Mentang, yang menjabat sebagai pendeta GKP Jemaat Kadipaten, menjadi pendeta konsulen di GKP Jemaat “Bethesda” Majalengka. Ia melayani sampai saat ini. |
|
||||||
![]() | |||||||