![]() |
GKP Tanah TinggiAlamat: Jalan Tanah tinggi XII no.43 Jakarta Pusat 10540 DATA DAN SEJARAH GKP JEMAAT TANAH TINGGI
B. PERIBADATANKebaktian Umum (Minggu) : Pkl.: 08.00 s/d 09.30 a. Kebaktian Rumah Tangga Hari: Rabu Pkl.: 19.00 b. Kebaktian SMKA Minggu, Pkl.: 08.00 s/d 09.30 c. Keb. Pemuda/Remaja Hari : Sabtu Pkl.: 19.00 s/d 22.30 d. Keb. Wanita Hari : Rabu Pkl.: 16.00 s/d 18.30 e. Keb. Pria Hari : Kamis Pkl.: 16.00 s/d 17.00 C. SEJARAH (slngkat) JEMAATDi Jalan Kramat Baru, Gg Buntu, ada sebuah Jemaat “Persekutuan Orang-orang Masehi di Indonesia" (POMADI). Gembalanya Bapak Kenan Leonard. Pada suatu waktu di jemaat itu timbul sebuah masalah antara Gembala dan para anggotanya. Persoalan ini tak kunjung dapat diselesaikan, sehingga ada beberapa anggota yang keluar dari Jemaat itu, antara lain: Kelima orang itu kemudian membentuk persekutuan baru di daerah Tanah Tinggi bersama 10 keluarga lainnya. Tempat Kebaktian setiap hari Minggu, mendapat pinjaman Sekolah di Jl. Tanah Tinggi XII No. 42 dari pemiliknya yang juga menjadi Kepala Sekolahnya, Ibu MARSANI DJALIMUN. Setelah berjalan beberapa lama dan anggotanya makin bertambah, maka terasalah mereka membutuhkan ruangan yang lebih besar. Atas anjuran dan dorongan Bapak van DOORN yang pada waktu itu bertugas sebagai pekerja Zendeling di Jawa Barat, maka kelompok persekutuan ini sepakat untuk bergabung dengan Gereja Kristen Pasundan (GKP). Pada tanggal 3 Maret 1938, Lahirlah sebuah Jemaat GKP Tanah Tinggi Jakarta dengan nama UBETHANY". Pada tahun itu juga Bapak PHILIPUS SAIMAN diangkat menjadi Guru Injil. Pelayanan Sakramen Kudus, mendapat bantuan dari GKP "Rehoboth" Jatinegara sebagai Pendeta Konsulen, ialah Bapak. Pdt. THEOPELUS SAIMAN Selanjutnya, Pada tanggal 10 April 1940, Bapak PHILIPUS SAIMAN ditahbiskan menjadi Pendeta. Kira-kira bulan Januari 1938 beberapa orang yang berasal dari Kampung Sawah dan tempat-tempat lain yang berdiam agak jauh dari Jatinegara berunding dengan Tuan C.L.van DOORN untuk mendirikan sebuah jemaat di daerah ini. Mula-mula mereka berkumpul di Gereja Tionghoa di Pasar Senen. Akhir Januari 1938: Dilantik Majelis Jemaat Gereja yang pertama oleh Tuan J. IKEN yang ketika itu berdiam di Bogor dan Bapak PHILIPUS SAIMAN sebagai guru Injil Upacara bertempat digereja "Rehoboth" Jatinegara. Kebaktian-kebaktian masih terus dilangsungkan di gereja Tionghoa. 3 April 1938: Kebaktian pindah ke Tanah Tinggi Gang I No. 43, mula-mula menumpang di bangunan sekolah, yang akhimya bangunan tersebut dibeli oleh jemaat. 16 September 1956: perbaikan bangunan yang sudah tua selesai pembangunannya diresmikan hari itu juga. Sumber : Buku “Gereja Kristen Pasundan (GKP)” Betani Tanah inggi (Maret 1993) |
|
||||||
![]() | |||||||