Mailing List GKP

Tentang GKP
Lingkung GKP
Klasis Purwakarta
Klasis Bogor
Klasis Priangan
Klasis Jakarta
Klasis Cirebon
Lembaga
Lain-lain

GKP Cakung

Alamat: Jalan Stasion Cakung no.27 Kel. Pulo Gebang Cakung-Jakarta 13950
Telepon : Kantor: 021-4804855
Pdt.Tonny G. Tanos: 021-88956835

DATA DAN SEJARAH GKP JEMAAT CAKUNG

A. DATA JEMAAT

* Berdiri Jemaat
  -Tanggal/Bulan/Tahun	 :   11 November 1869
  -Usia Jemaat	         :   136 Tahun
* Jumlah KK		 :   129 KK (456 jiwa)
* Jumlah Anggota Baptis	 :   116 jiwa, (belum Baptis 19)
* Jumlah Anggota Sidi	 :   331 jiwa

B. PERIBADATAN

Kebaktian Umum (Minggu):     I   Pkl.  :09.00 s/d 11.00
                             II  Pkl.  :18.00 s/d 19.30a.  a.  Kebaktian Rumah Tangga
    Hari: Rabu          Pkl.: 19.00
b.  Kebaktian SMKA
    Hari: Minggu,       Pkl.: 07.30 s/d 08.30
c.  Keb. Remaja
    Hari : Minggu       Pkl.: 16.00 s/d 17.30
d.  Keb. Pemuda
    Hari: Sabtu         Pkl.: 19.30 s/d 20.30
e.  Keb. Wanita
    Hari : Kamis        Pkl.: 1600 s/d 17.30
f.  Keb. Pria
    Hari : Jumat        Pkl.: 19.00 s/d 20.30
g.  Keb. Lansia
    Hari : Sabtu        Pkl.: 10.00 s/d 12.00
h.  Keb. NPKDS (sebulan sekali)
    Hari : Sabtu (I)    Pkl.: 19.30 s/d 20.30

C. SEJARAH (singkat) JEMAAT

Sejak tahun 1865 di sini sudah ada sebuah bangunan gereja. Ketika itu yang menjadi tuan tanah adalah Tuan Robertson dan yang menjadi Evangelist ialah Tuan JOHANES VREDE.

11 November 1869, di Jakarta telah dipermandikan 26 orang Tionghoa dan Bumiputera dari tempat ini, yang dilayani oleh Zendeling Harmsen. Peristiwa ini dianggap sebagai hari jadi Jemaat. Kemudian sejak tahun 1872 di jemaat ini dilayani oleh Mr. ANTHING yang berdiam di Jatinegara.

16 Maret 1886, Tuan ALBERS bersama LUKAS untuk pertama kalinya meninjau jemaat ini, yang sementara itu telah diserahkan kepada N.Z.V. Sehari-hari Jemaat dipimpin oteh Guru ANANIAS SAIRIN, yang pada tahun 1898 diganti oleh MATIAS SAIRIN, putranya.

Tahun 1912 didirikan bangunan gereja yang baru di Bojongrangkon dan di samping itu ada juga sebuah Poliklinik yang diurus oleh Bapak JOESEH BAIIN.

Tahun 1920, Tuan A.J. BLIEK diganti oleh Tuan A. VARMEER. Pada tahun itu juga Guru SALMON EMPI di pindahkan kesini, setelah beliau dipindahkan ke Jatinegara, pekerjaannya dilanjutkan oleh Guru SINEN TJENTENG, yang kemudian ditahbiskan sebagai Pendeta GKP yang pertama-tama dan satu-satunya di tempat ini.

Penghidupan di tempat ini memang sangat sulit, sehingga tak heran banyak yang pindah bekerja di kota. Kini masih ada hanya satu atau dua keluarga saja antara lain Bapak SAMUEL SAIRIN, Putranya Bapak MATIAS SAIRIN (alm).

Bangunan-bangunan yang dulu kini sudah tak nampak lagi, kecuali bangunan gereja yang kecil dan bangunan sekolah (dipakai oleh Pemerintah).

Sumber : Buku Kursus Teologi Terapan I GKP Klasis Wil Jakarta