![]() |
GKP JEMAAT JATIASIHAlamat : Jalan Nasir No.9 Jatiasih Pendeta Jemaat : Pdt. Magyolin C. Tuasuun, STh. Kegiatan persekutuan umat Kristen di Jatiasih dan sekitarnya diawali dengan kegiatan anak-anak (Sekolah Minggu) yang dimulai tanggal 20 April 1983, bertempat dirumah keluarga Alex Siahaan. Kemudian kegiatan pelayanan ini berkembang dengan dibentuknya persekutuan kaum Ibu. Kelompok kegiatan kategorial inilah yang kemudian memprakarsai supaya orang-orang Kristen di Jatiasih dan sekitarnya dapat berkumpul, sehingga sekitar bulan Juli 1983 bertempat di Keluarga Salmon Maikari mengadakan Kebaktian Syukur yang dilayani oleh GPIB SION Jakarta. Persekutan umat Kristen di Jatiasih dan sekitarnya berjumlah 14 KK, yang terdiri dari berbagai latarbelakang Suku dan denominasi Gereja. Karena jemaat asal masing-masing keluarga ini jaraknya relatif cukup jauh (di Jakarta), sedangkan kerinduan mereka untuk tetap dapat beribadah pada hari Minggu, maka pada tanggal 14 Agustus 1983 dimulailah Kebaktian Minggu bertempat di rumah Keluarga Benny Ph.Pay – di Jalan Raya II, No.5 Kompleks PEMDA Blok B Pondok Gede-Bekasi. Kebaktian tersebut dilayani oleh GKP Jemaat Kampung Tengah. Selanjutnya pelayanan terus dilakukan oleh jemaat-jemaat GKP, antara lain: Tanah Tinggi, Kramat dan Cibubur. Dengan mempertimbangkan bahwa yang sering melayani dan Lokasi Jatiasih yang dekat dengan GKP Jemaat Kampung Tengah, maka pada tanggal 29 September 1983 ditetapkan bahwa Jemaat Kristen Jatiasih menjadi Pos Kebaktian GKP dalam pelayanan GKP Jemaat Kampung Tengah. Jumlah Kepala Keluarga yang mengikuti Kebaktian Minggu semakin hari semakin bertambah kurang-lebih 40 KK, dan semakin dirasakan perlu adanya Gedung Gereja yang berdiri sendiri. Tanggal 18 Oktober 1983 Keluarga A. Hutabarat menghibahkan sebidang tanah, seluas 91 M2, dan pada tanggal yang sama dibuat pernyataan warga Kp. Bulak untuk mengurus perijinan pendirian Gedung Gereja. Tanggal 13 Nopember 1983 dilakukan peletakan batu pertama, dan sekitar Januari 1984 dalam kesederhanaan Gedung Gereja di Jatiasih resmi dipergunakan untuk kebaktian. Pada Tanggal 10 Oktober 1989 Pos Kebaktian GKP Jatiasih diresmikan menjadi Jemaat yang mandiri dengan jumlah anggota Jemaat : 52 KK anggota jemaat tetap, dan 8 KK Simpatisan. Diawal lengkap GKP Jemaat Jatiasih sebagai Gereja Mandiri, maka dihadirkan seorang Pendeta, yaitu Pendeta Benny B. Atje, STh yang diresmikan Rabu, 30 Mei 1990. Pada tanggal 27 September 1991 Keluarga Dj. Tarigan menghibahkan sebidang tanah untuk dibangunkan pastori, seluas : 262 M2. Setelah masa pelayanan Pendeta Benny B. Atje,STh berakhir, pelayanan di GKP Jatiasih digantikan oleh Magyolin Carolina Tuasuun,STh yang ditahbiskan menjadi Pendeta Jemaat tanggal 29 April 2002. Jumlah anggota Jemaat yang tercatat saat ini : 68 KK atau 238 Jiwa, terdiri 159 Anggota Sidi Jemaat dan 79 Anggota Baptis Jemaat, serta 14 Anggota Majelis Jemaat. |
|
||||||
![]() | |||||||